Mengenal Penyakit Saraf Mata dengan Lebih Dekat

Mengenal Penyakit Saraf Mata dengan Lebih Dekat –Mata merupakan organ penglihatan yang memiliki peranan penting bagi manusia. Ketika mata mengalami masalah, penglihatan pastinya akan terganggu. Berbicara mengenai mata, organ yang digunakan untuk melihat ini memiliki saraf mata dengan ukuran yang kecil. Saraf mata akan membawa sinyal yang diterima menuju otak sehingga kita dapat melihat nantinya. Penyakit saraf mata dapat terjadi akibat kelainan pada mata. Faktor genetik atau keturunan menjadi penyebab lainnya yang membuat seseorang mengalami sakit saraf mata. Selain kedua penyebab tersebut, berikut penyebab lain yang dapat memicu sakit saraf mata:

  • Terjadinya penambahan jumlah produksi cairan pada mata yang berasal dari badan siliar
  • Timbul akibat efek samping dari penggunaan obat saraf mata
  • Pengeluaran cairan mata pada celah pupil dan sudut bilik mata
  • Mengalami jenis penyakit tertentu yang dapat mempengaruhi kesehatan saraf mata

Penderita sakit saraf mata dapat menyerang orang dewasa. Mereka yang telah memasuki usia 20 tahun ke atas memiliki resiko mengalami sakit saraf mata yang tinggi. Tidak hanya usia, jika dibandingkan dengan kaum adam, wanita justru merupakan sosok yang memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk mengalami sakit saraf mata. Jika seseorang mengalami sakit saraf mata, berikut ini merupakan tanda-tanda yang dapat terlihat:

  • Ketika melihat sumber cahaya yang kuat, penderita sakit saraf mata akan melihat warna pelangi pada sumber cahaya yang dilihat.
  • Akan merasakan sakit ketika mata berada pada kondisi membengkak.
  • Penglihatan terasa kabur namun akan normal kembali seperti sedia kala.
  • Keinginan untuk selalu berkedip. Tekanan ketika mata berkedip berlebih dan berada di atas batas normal.

Penyakit saraf mata dapat menyebabkan kerusakan saraf optik. Dari sekian banyak kasus, orang-orang yang menderita sakit saraf mata nantinya akan mengalami kerusakan saraf optik secara permanen. Meskipun begitu, kerusakan saraf optik dapat terjadi tanpa harus menimbulkan gejala tertentu. Penurunan penglihatan menjadi komplikasi yang akan terjadi ketika penderita mengalami sakit saraf mata. Penglihatan akan berada pada kondisi normal setelah melewati waktu hingga beberapa bulan. Untuk sebagian orang, kurangnya ketajaman penglihatan akan terus terjadi meskipun neuritis optik telah membaik.

Dampak sakit saraf mata tidak akan membaik jika penderita tidak segera melakukan pengobatan. Agar penglihatan dapat kembali normal, penderita harus memikirkan jenis pengobatan dan terapi mata yang tepat. Berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat merupakan keputusan tepat yang dapat dilakukan. Sampaikan keluhan dengan jelas kepada dokter sehingga dokter dapat melakukan diagnosa yang tepat. Dokter bahkan akan memberikan resep serta vitamin yang baik untuk kesehatan mata.

Vitamin mata bukan satu-satunya jenis vitamin yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan saraf mata. Karena berkaitan dengan saraf, vitamin B komplek merupakan jenis vitamin lainnya yang dapat kita konsumsi agar saraf pada mata dapat bekerja sesuai dengan fungsinya. Vitamin B komplek dapat ditemukan melalui produk Neurobion. Neurobion mengandung vitamin B1 yang bermanfaat untuk metabolisme karbohidrat, vitamin B6 yang berfungsi untuk metabolisme protein dan vitamin B12 yang berperan dalam pematangan sel dan menjaga kesehatan sel saraf. Tidak hanya baik untuk menjaga kesehatan sel saraf mata, berikut manfaat lain yang dapat dihasilkan oleh Neurobion:

  • Mengatasi anemia akibat defisiensi vitamin B
  • Mengatasi neuralgia tulang belakang dan mengatasi neuritis
  • Mengatasi rasa kebas, kesemutan dan mati rasa
  • Mengurangi rasa sakit akibat pegal otot

Ketika mengkonsumsi Neurobion, penderita sakir saraf mata hanya perlu mengkonsumsinya satu tablet per hari. Tidak hanya dapat mengobati, Neurobion dapat pula digunakan sebagai pencegah sakit saraf mata. Karena itulah, Neurobion sebaiknya dikonsumsi secara rutin setiap harinya. Jika ingin mengubah dosis, penderita sakit saraf mata sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Hal ini dilakukan guna menghindari efek samping yang dihasilkan oleh Neurobion. Berikut ini merupakan beberapa efek samping penggunaan Neurobion:

  1. Gangguan pencernaan yang disertai rasa mual dan muntah

2. Munculnya reaksi alergi berupa ruam berwarna merah, rasa gatal, pembengkakan dan kesulitan bernapas

3. Keringat yang keluar dalam jumlah banyak

4. Merasa lelah dan urin yang berwarna orange

Jika tidak ingin mendapatkan efek samping obat, sumber makanan alami menjadi asupan baik yang dapat dikonsumsi guna mencegah sakit saraf mata. Sayuran hijau merupakan jenis asupan yang layak untuk dikonsumsi. Hal tersebut dapat terjadi karena sayuran hijau mengandung zeaxanthin dan lutein yang baik bagi saraf mata. Selain sayuran hijau, telur menjadi asupan alami lainnya yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan saraf mata. Sama halnya dengan sayuran hijau, telur juga mengandung lutein dan zeaxanthin yang cukup. Resiko mengalami degenerasi makula bahkan dapat dihindari dengan mengkonsumsi telur dalam jumlah yang cukup. Untuk melengkapi pengetahuan mengenai sumber makanan sehat untuk kesehatan saraf mata, berikut penjelasannya:

5. Almond

Vitamin E dapat ditemukan pada kacang almond. Tidak hanya baik bagi kesehatan kulit, vitamin E juga dapat melindungi saraf mata dari kerusakan. Katarak bahkan dapat diperlambat jika penderita mengkonsumsi kacang almond.

6. Citrus dan berry

7. Ikan berlemak